Menindaklanjuti upaya pembangunan Pemerintahan Kabupaten Jember untuk percepatan penurunan angka stunting, AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB ( Angka Kematian Bayi ), Kepala Dinas PMD Kabupaten Jember, Adi Wijaya, S.STP,M.Si didampingi Tim Ahli Pendamping Desa Kabupaten Jember, Dodik Merdiawan,SE dan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat,Poerwahjoedi,SE, telah mengikuti diskusi terkait Program Kesehatan dan Anggaran Kesehatan Tahun 2023 di Desa Kabupaten Jember pada hari Senin, 13 Juni 2023. Diskusi yang berlokasi di desa Mulyorejo dihadiri oleh Kades Harjomulyo, Kades Karangharjo, Kades Mulyorejo, perwakilan Kecamatan Silo, Ketua YAPPIKA ( Yayasan Penguatan Partisipasi dan Kemitraan Indonesia ) yang didampingi Duta YAPPIKA, Reza Rahardian, beserta media Radar dan Wakazjee ( Studio Digital Creative di Jember ).

YAPPIKA dan Yayasan Prakarsa Swadaya Masyarakat Jember ( YPSM Jember ) telah melakukan Perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jember dalam upaya menangani persoalan kesehatan. YAPPIKA memiliki Program Mutiara yang bertujuan untuk meningkatkan akses kualitas layanan kesehatan kepada ibu dan anak remaja. Enam komponen utama salah satunya yakni penguatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk mengetahui resiko hamil, pendampingan kader posyandu untuk monitoring ibu hamil dan perkembangan anak, serta bekerjasama baik dengan Pemerintah Desa maupun Pemkab Jember untuk penurunan AKI,AKB dan Stunting.

Program ini memiliki sasaran sebanyak 18 Desa/Kelurahan di empat Kecamatan, yang salah satunya adalah Kecamatan Silo. Keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan salah satunya pada upaya untuk menangani persoalan stunting, deteksi dini resiko kehamilan pada ibu hamil,serta peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan dan sanitasi yang menjadi penyebab stunting yang berfokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Pengajuan pertanyaan atau aduan Klik Disini