Jember, 28 Mei 2025 â Balai Penyuluhan Pertanian Wilayah Kecamatan Ajung yang berada di bawah Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember, menggelar kegiatan Sekolah Maggot di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung (24/05). Kegiatan ini merupakan hasil inisiasi mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember yang bertujuan mengembangkan edukasi pengelolaan sampah organik melalui pemanfaatan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau yang dikenal dengan maggot.
Sekolah Maggot ini dilaksanakan di Rumah Produksi Maggot yang terletak di Dusun Langsatan dan dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Tirto Bakti II. Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Tirto Wangi sebagai tenaga pendidik utama. Sasaran utama program ini adalah anak-anak usia sekolah dasar, dengan tujuan memberikan edukasi sejak dini mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekitar melalui pemanfaatan maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan.
Penyuluh Pertanian Desa Sukamakmur, Fajriyah Ulfah, S.TP, MP, menjelaskan bahwa pemberdayaan pengurus KWT Tirto Wangi sebagai tenaga pendidik tidak hanya meningkatkan keterampilan ibu-ibu setempat, tetapi juga memperkuat peran mereka dalam mendukung keberlanjutan program edukasi lingkungan. Dengan melibatkan ibu-ibu sebagai pendidik, diharapkan transfer pengetahuan dan keterampilan dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, program ini menargetkan anak-anak sebagai generasi penerus agar memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik tentang pengelolaan sampah organik sejak usia dini. âHarapannya, Sekolah Maggot ini dapat berkembang lebih luas lagi sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat setempat, khususnya kelompok tani, dengan sasaran yang mencakup semua kelompok usia,â ujar Fajriyah Ulfah.
Melalui Sekolah Maggot, Desa Sukamakmur tidak hanya mengembangkan potensi lokal dalam pengelolaan sampah organik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Program ini menjadi contoh nyata sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan solusi berkelanjutan yang bermanfaat bagi kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Pengajuan pertanyaan atau aduan Klik Disini