Bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Jember pada tanggal 31 Oktober 2023, Kepala Dinas PMD Jember, Adi Wijaya,S.STP, M.Si. menghadiri Pembukaan Kegiatan Workshop Penguatan Kader Paralegal Griya Asih (PUSPAGA) Kabupaten Jember tahun 2023 yang didampingi Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMD Jember, Eni Pudji Rahayu.
Griya Asih telah berlangsung beberapa tahun lalu. Tetapi tidak ada lagi kelanjutannya. Walaupun ada dananya untuk Griya Asih yang kucuran dananya di DP3AKB, dan pelaksanaannya di PKK tetapi tidak ada kejelasannya. Sehingga perlu diaktifkan kembali kegiatannya. Salah satunya melalui Workshop. Workshop yang merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan di berbagai bidang. Diharapkan dengan adanya workshop kader paralegal griya asih ini dapat sebagai pengalaman belajar yang lebih interaktif dan praktis. Sehingga pelatihan ini nantinya dapat mewujudkan seorang paralegal yang benar-benar dapat mewujudkan keadilan yang actual dan mendapat legalitas juga menambah ilmu pengetahuan serta pengalaman bagi para pesertanya.
| diposting pukul 12.57 WIB | |||
| dilihat 772 kali |
| diposting pukul 14.42 WIB | |||
| dilihat 634 kali |
| diposting pukul 14.18 WIB | |||
| dilihat 823 kali |
| diposting pukul 10.10 WIB | |||
| dilihat 820 kali |
Dalam rangka pelaksanaan Program Hibah Air Minum, Pemerintah Daerah penerima hibah wajib mengalokasikan dana penyertaan modal dalam APBD untuk pembangunan sistem penyediaan air minum perpipaan, yang meliputi perencanaan, pembangunan, dan pengawasan sampai penerima manfaat memperoleh pelayanan air minum dengan melaksanakan pemasangan sambungan baru yang diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. ProgramHAMP (Hibah Air Minum Perdesaan) merupakan kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah yang dilaksanakan bersama. Program Hibah Air Minum merupakan hibah dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah dengan pendekatan kinerja terukur (output-based). Pemerintah Daerah diwajibkan untuk melakukan peningkatan akses air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan cara mengalokasikan Anggaran Pemerintah dan Belanja Daerah (APBD) untuk melakukan pembangunan sambungan rumah (SR) yang selanjutnya akan diberi dana hibah dari Anggaran Pemerintah dan Belanja Negara (APBN) berdasarkan jumlah SR yang terverifikasi bermanfaat untuk masyarakat.
| diposting pukul 11.08 WIB | |||
| dilihat 957 kali |
| diposting pukul 13.34 WIB | |||
| dilihat 792 kali |
| diposting pukul 13.56 WIB | |||
| dilihat 856 kali |
| diposting pukul 10.00 WIB | |||
| dilihat 824 kali |
| diposting pukul 10.36 WIB | |||
| dilihat 895 kali |
Isi dari Deklarasi di antaranya, para calon Kades sepakat bersama sama akan mematuhi dan melaksanakan setiap tahapan Pilkades secara damai dan penuh tanggung jawab demi terselenggaranya Pilkades serentak 2023 secara demokratis yang lebih baik bagi masyarakat. Para calon Kades bersedia mematuhi dan melaksanakan segala peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengedepankan etika dan moralitas selama pelaksanaan Pilkades serentak 2023. Para calon Kades sepakat untuk menciptakan situasi yang kondusif selama dalam pelaksanaan Pilkades serentak 2023. Para calon Kades bertekad untuk siap menang dan siap kalah dalam gelaran Pilkades serentak 2023 dan tidak akan melakukan pelanggaran hukum baik pidana maupun perdata dalam kampanye ataupun tahapan Pilkades lainnya. Senantiasa menjaga kondusifitas selama pelaksanaan Pilkades serentak 2023. Usai pengucapan Deklarasi, dilanjutkan penandatanganan naskah Deklarasi oleh perwakilan calon Kades sehingga bersama samaberkomitmen menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah selama tahapan Pilkades serentak berlangsung.
Dengan adanya Deklarasi Damai Pilkades serentak 2023 ini, diharapkan pelaksanaan seluruh ketentuan tahapan Pilkades dengan sebaik-baiknya agar kondusifitas wilayah tetap terjaga dan pelaksanaan pilkades bisa berjalan lancar, aman dan damai, serta menghasilkan Kades yang berkualitas sesuai harapan masyarakat.
| diposting pukul 10.38 WIB | |||
| dilihat 1251 kali |
Dinas PMD Jember bersama dengan Asosisasi Kepala Desa (AKD) mengadakan acara lomba 17 Agustus bertujuan untuk memupuk rasa cinta tanah air dengan mengingat perjuangan para pahlawan, mengenang sejarah perjuangan bangsa dan menghargai nilai-nilai luhur bangsa dan keberagaman budaya Indonesia. Bupati Jember dalam sambutannya menyampaikan bahwa adanya acara Agustusan yang dilaksanakan selain untuk hiburan juga dapat membantu perekonomian masyarakat di sekitar. Selain itu, Beliau menambahkan bahwa Wisata Badean merupakan lokasi yang sangat bagus, namun akses menuju lokasi tersebut masih rusak, sehingga salah satu program pada tahun 2024 yaitu perbaikan jalan di Desa Badean.
Kegiatan lomba diikuti oleh seluruh Kepala Desa se Kabupaten Jember. Perlombaan yang dilaksanakan diantaranya pesan berantai, estafet tepung, estafet balon, estafet kardus dan tarik tambang. Acara ini diselenggarakan guna menumbuhkan kembali rasa kebersamaan dan gotong-royong di antara Kepala Desa se-Kabupaten Jember. Nantinya, pemenang dari setiap lomba akan diapresiasi dengan pemberian sertifikat lomba dan juga piala juara 1, 2 dan 3 pada masing-masing lomba.
| diposting pukul 08.24 WIB | |||
| dilihat 1484 kali |
Pengajuan pertanyaan atau aduan Klik Disini